Soliloquy

~comprehending an existence~

Showing posts with label poetry. Show all posts
Showing posts with label poetry. Show all posts

December 17, 2010

Realiti mimpi



Sunyi tak sepi
Hilang tak ghaib
Hening tak henti
Tenang tak damai
Gelap tak suram
Indah tak semarak
Dingin tak membeku
Nyaman tak menderu


Gagah tak nyali
Kelu tak membisu
Nafas tak terhempas
Lelah tak mendesah
Rebah tak mengaduh
Jauh tak berpadu
Relai tak bercerai
Tapak tak berpijak
Terbang tak bersayap
Ibarat membenih realiti dalam sebuah mimpi


Kamu... yang bagai kerdip bintang di langit.
Satu dalam seribu.
Terima kasih untuk secangkir cerita, sekuntum senyum. :)


Kamu yang pemuitis, usah dibanding hasil aku dengan kamu.
haih. Susah juga punya teman; seorang penulis sajak di kanan, penulis cerpen di kiri, penulis artikel di hadapan, penulis novel di belakang, pelukis seni di atas, dan aku di bawah. Sekadar menumpang bayang kamu semua, mengharap titis-titis puitis seni halus kamu semua jatuh ke atas aku. 
Sedang aku cuma mampu, menghayun tinta di ruang maya.
Sekali angin berhembus, sekali kesannya terhapus di mata.


Have I told you, I hold too many amanah. ;) Who are they? Let me, them and Our Lord know about them. ;) (ahahah. Again, have I told you I am a language disaster? :P) 


p/s: Tanda-tanda penuaan. Dan pemejalan bahasa ibunda dalam sepasang asid lemak bersalut temulang.

September 28, 2010

Straight line to curve line


As the sun rises,
The leaves go green,
Grass grows tall,
And flowers keep budding,
Please know that,
Allah is always there within you and for you,
And even if the world seems to stop spinning,
Allah never leave you alone.
:D

I'm back in Egypt. Alhamdulillah. Thanks for the doa.
Sapu-sapu sawang kat blog sebab internet kat sini yang better than in Homeland. ahahah :P
And tomorrow insyaAllah I'm going to class for the first day.
(ehm... actually the class has started on 19th. :P)
5th year.
Its like unbelievable. To be honest.
Thanks to you... and all of you.
For teaching me, catching me and holding me tight.
May Allah easen the path of piety, to Him for all of us.
:D




June 18, 2010

Copy Paste

Daripada Ibn Qayyim,

1. Di dalam hati manusia ada kekusutan dan tidak akan terurai kecuali menerima kehendak Allah s.w.t.

2. Di dalam hati manusia ada keganasan dan tidak akan hilang kecuali berjinak dengan Allah s.w.t.

3. Di dalam hati manusia ada kesedihan dan tidak akan hilang kecuali seronok mengenali Allah s.w.t.

4. Di dalam hati manusia ada kegellisahan dan tidak akan tenang kecuali berlindung, bertemu dan berjumpa dengan-Nya.

5. Di dalam hati manusia ada penyesalan dan tidak akan padam kecuali redha dengan suruhan dan larangan-Nya serta qadha dan qadar-Nya.

6. Di dalam hati manusia ada hajat dan tidak akan terbendung kecuali dengan menanamkan kecintaan kepada-Nya dan bermohon kepada-Nya.


Credit goes to Kak Mimi, copy-paster jugak. ;)


Air yang bertakung tidak mengalir akan dirosakkan oleh statiknya itu, pemuda yang banyak masa lapang akan dibunuh oleh masa lapangnya itu~Pepatah Arab


I really want to be a really hardworking, super busy person, and organised at the same time. Ouh pray for me. :D Saya nak jadi rajin, rajin dan super rajin. 

p/s: I love this quotation of Ibnu Qayyim very much. Alhamdulillah untuk nikmat iman yang masih ada dalam hati. :)

June 12, 2010

The precious moments

For every single question, I think hardly
Collecting the whole information
Gathering the whole neurons to synapse with each other
And when the transmitter seems 'lost'
I wonder which of which sins I still do
I wonder which darkness blocking His Light
I wonder which right I didn't fulfill
I wonder which blessings I misused
I wonder which second wasted not remembering Him
I wonder which sins haven't been forgive
I keep counting, counting from every seconds
Though I know the clock is ticking
And I know time is running
But how... how I am going to enter paradise
This question is made by human, and I cant answer
What am I going to answer in front of Allah soon?

When faith is put at test
And I ask Allah for the best
O'Allah forgive me forgive me please and please


We ask for Your Mercies Lord
Please pray for us too
We're totally cant depend on other power
Other than Allah now

Hasbunallah wani3mal wakeel
Tawakkalna 3ala Allah
Waja3alna min asy-syakirin. 


May 27, 2010

Monologue 3

Hard? Allah knows.
Pain? Allah knows.
Torn? Allah knows.
Broken? Allah knows.
Total lost? Allah knows. Very well.


Fail? Get up.
Fail again? Get up again.
Again? And Again.

He'll help. InsyaAllah.
Find the way back. Allah's there for you.
Pray for me.

April 11, 2010

Poetry

اللهم لو لا أنت اهتدينا, ولا تصدقنا ولا صلينا
فأنزلنا سكينة علينا, وثبت الأقدام إن لقينا
إن الألى قد بغوا علينا, وإن أرادوا فتنة أبينا

Hassan bin Tsabit-The prophet's Poet




اللهم إنه لا خير إلا خير الأخرة, فبارك في الأنصار والمهاجرة
اللهم إن العيش عيش الأخرة, فاغفر للأنصار والمهاجرة

The prophet's reply.


Subhanallah.
The poem really sounds like a supplication.
This is part of the poem recited during digging the trench in Khandak Battle.
Seerah has always been on top of the list. Kicking the medicine to the 2nd floor.
Masya-Allah. Masya-Allah. *big grin*

The language of Islam is Arabic, so learn the Arabic language well-IHAB
I remember this Asy-Syahid's words well. O'Lord give me the chances to learn Arabic well in order to understand this Deen.

I just noticed the arabic poetries are very interesting.
And I shall now start reading all poems in Al-Andalus book. ahah. The most common part skipped.
But somehow the arabic language in poetry is 'quite high'. And I've to open Al-Mawrid or Google translator very often. Haih. Jenuh tangan. Kalau guna Miftah, confirm patah tangan terus. ahah
But dont depend on Google translator, it sometimes giving the false translation.

Ni rasa nak tukar course ambil Arabic Literature pulak ni. haih... too ambitous.
Focus please, doctor!

p/s:sorry margin lari. dan virus blogging makin menjadi-jadi. haish. I've to stop.

March 31, 2010

Words struck the heart


Sometimes in order to help, He makes us cry
Happy the eye that sheds tears for His sake
Fortunate the heart that burns for His sake
Laughter always follow tears
Blessed are those who understand
Life blossoms wherever water flows
Where tears are shed divine mercy is shown.
-Maulana Jalaluddin ar-Rumy-
The words suit me well....
Alhamdulillah... because I know He's closer than the veins inside me.

December 23, 2009

A wish not just an unreach dream



Happy 20th birthday for the blog owner
A year older, experience-wiser
Another year closer to Him and earth
Another year full of responsibilities
Another year full of obstacles
Another year to move on this path
Another year not to go astray
Another year to work on
Another year being better
Another year of being think tank
Another year of learning


May Allah easen the path.
Today is better than yesterday.
The past is to be learnt from, the future is the unreach dream, the present is to be worked on.
May Allah bless all of us.
Salam Maal Hijrah 1431H.
May this year bring us closer to jannah and the Owner of jannah.

December 27, 2007

Rintihan Rindu,Rintihan Kalbu

Tegaknya aku di daerah zulumat
Masih mengharap rahmat
Terasa gelap malam makin pekat
Nafas di kerongkong bagaikan tersekat
Jiwa menekan dada terhimpit
Dosa yang menggunung terasa kelat
Dek iman yang makin surut
Apakah aku di ambang maut

Bila terkenangkan dosaku
Hati ini bagaikan beku
Lidah cuba berkata namun kelu
Langkahku makin lesu
Wahai Tuhanku .
Siapakah aku di sisiMu

Pernah aku terleka semalam
Terpedaya dengan janji bermusim
Ingin menjadi penyeri kuntum
Kasih semakin mengharum
Sayang disambut harapan digenggam
Namun cahaya itu makin suram
Mengheretku ke lembah kelam
Kesucian cinta dinodai penzalim
Luluh hancur bila ditikam
Kesakitan makin mencengkam
Sayangnya wangian mekar hanya di kuntum
Tersungkur aku di lurah kejam

Tersingkaplah kalam kebenaran
Jatuhku tersungkur di pangkuan
Disambut nur keimanan
Lantas bisikan sayup kedengaran
Sesungguhnya padaMu jua kebahagiaan

Amat indah perasaan itu
Selembut sutera membalut lukaku
Seolah pantai dipuput bayu
Ibarat renungan samudera membiru
Bagai camar pagi riang berlagu
Irama menusuk kian syahdu
Wangian Cinta mekar di kalbu
Indah berkembang bebunga rindu
Menghiasi kamar sanubariku

Wahai Kekasih Hatiku
Rinduku ini semakin menggunung
Tak terdaya hati menanggung
Pada CintaMu yang Maha Agung
Tak sabar menanti pertemuan ulung
Dengan Pujaan Hati yang disanjung

Duhai Sayangku
Segalanya telah Kau tuliskan untukku
HadirMu membuang segala debu
Sejernih embun pagi bertamu
Murni seharum namaMu
Bak permata tampak kemilau
Indah tersimpan dalam hidayahMu
Wahai Cahaya Hidupku
Tatkala diri dilanda ujian
Hanya denganMu ku temui ketenangan
Tatkala diri keseorangan
Hanya padaMu ku gapai kegembiraan
Tika dirundung kegelisahan
Hanya ingatan padaMu beri kedamaian

Duhai Tuhan Yang Maha Esa
Tika insan di buaian mimpi
Hatiku berjaga di malam sepi
Tika suria melabuhkan tirai
Tatkala rembulan setia menanti
Bebintang turut menjadi saksi
Aku kini berserah kembali
Meluah sepenuh cinta di hati
Menangisi segala kezaliman diri
Merintih rindu padaMu Rabbi

Sayangku
Aku hanya berpegang janji
Sesungguhnya ia suatu yang pasti
Tak mungkin lagi aku menyerah diri
Pada cinta yang telah dinodai
Oleh hasutan nafsu yang keji

Pujaan hatiku
Izinkanlah aku bertemu denganMu
Di tempat yang Kau ciptakan cintaMu
Tempatkan aku bersama para kekasihMu
Terimalah cinta hambaMu
Walaupun mungkin tak layak bagiku
Untuk menerima cintaMu

CintaMu
Walau setitis lebih manis daripada madu
Walau secebis sangat indah di kalbu
Walau hanya serpihan untukku
Wangiannya mendamaikan jiwaku
Berkilau tiap saat di sanubariku

Kekasihku
Hiasilah hidupku dengan cahaya CintaMu
Tundukkan hatiku dengan ketaatan padaMu
Leburkan mazmumahku dengan salju iman padaMu
Basahkah lidahku dengan mengingati namaMu
Sinarilah jalan ku dengan hidayahMu
Penuhkan hidupku dengan amalan yang dicintaiMu
Damaikan perasaanku dengan rindu pada syurgaMu
Tenangkan jiwaku dengan rahmat kasih sayangMu
Andai umurku ini akan membawa aku pada kemurkaanMu
Percepatkanlah pertemuanku denganMu
Dengarlah rintihan rinduku ini,Sayangku….

Ya Allah...janganlah kau jadikan aku sebagai fitnah dunia,kerna ku impikan untuk menjadi perhiasan terindah di dunia serta di sana..

November 8, 2007

Coretan buat hati…



Duhai hati..
Mengapa kau lupa asal usulmu?
Mengapa kau lupa kedudukanmu?
Mengapa masih mengejar cinta duniawi?
Mengapa cuba kau cemari dirimu yang suci?
Duhai hati
Alpakah engkau akan hasutan nafsu?
Godaan durjana tak pernah lesu
Mampukah kau rempuh?
Duhai hati
Bukankah kau telah menyatakan siapakah yang layak bertakhta?
Bukankah kau telah tetapkan syarat penghunimu?
Bukankah kau telah berjanji pada nafsimu?
Alpakah engkau?
Duhai hati
Mengapa masih mengharap cinta insani?
Sedangkan cinta yang agung setia menanti?
Mengapa ingin dicemari diri?
Dengan kepalsuan nikmat duniawi?
Duhai hati
Andai kau gelisah
Banyakkanlah menyebut namaNya
Andai kau keliru
Serulah petunjuk daripadaNya
Andai kau tenang
Ucapkanlah syukur padaNya
Andai kau merasa sakit
Penawarnya berada dekat denganmu
Andai kau merasa iri
Ingatlah kau sedang berjihad
Andai kau merasa sedih
Itulah masanya kau kembali
Duhai hati
Andai kau tidak melupakanNya
Percayalah ganjarannya bukan kepalang
Andai kau titip namaNya
Pasti ia terpahat indah gemilang
Andai kau ukir cintaNya
Nikmati damai tak mungkin hilang
Duhai hati
Sucinya dirimu bila kau hanya memikirkanNYa
Gagahnya dirimu andai kau berjihad keranaNYa
Tenangnya dirimu bila kau mengingatiNya
Indahnya dirimu bila terpahat setia cintaNYa
Duhai hati
Mungkin zahir kau berada dekat padaku
Namun kau bukan milikku
Kau milik Allah
Dialah yang menciptakanmu
Dia yang sepenuhnya mengawalmu
Apakah dayaku hanya insan yang lemah….
Dalam setiap anak adam itu ada segumpal darah.Jika baik ia maka baiklah keseluruhannya.Jika buruk ia maka buruklah keseluruhannya.Itulah hati.~HADIS

June 10, 2007

CintaMu Impianku..

Bila hati disirami dengan zikrullah.Bila hati disinari hidayahNya.Indahnya nikmat itu.Ada insan berjaya dan telah serta sedang merasai kemanisan bercinta dengan Tuhan yang Maha Agung.Subhanallah.Tiada yang lebih bermakna dan indah selain menjadi kekasih pada Allah Maha Agung.Tiada keluh kesah di jiwa mereka.Kerana apa yang diimpikan semua insan sudah berada di dalam hati.Tumbuh terpacak subur hijau mendamaikan kalbu.Seolah-olah dunia ini tidak bermakna lagi.Yang penting adalah ‘mati’.Walaupun ditakuti oleh insan yang mencintai dunia,namun itulah yang menjadi jalan pertemuan utama dengan kekasihnya.Indahnya luahan hati mereka…

Ya Allah
Andai benar Kau takdirkan diriku ini menjadi khalifah di bumi
Kau jagalah hatiku agar tidak tepesona dengan penipuan dunia
Kau lindungilah lidahku daripada memarakkan lagi api neraka
Kau cambahkanlah debunga iman yang telah terpasak kukuh di dada
Kau tuntunlah derap langkahku menuju mahligai bahagia

Ya Allah
Andai benar Kau ciptakan diri ini dengan penuh rahmah
Kau jangan tinggalkan aku yang lemah sendirian
Rebah tersungkur tanpa belas kasihan
Tatkala diri diuji teguh keimanan
Menghadapi gelagat tentangan insan
Yang tidak pernah merasai manisnya iman
Tika jiwa mengharap pergantungan
Demi meneruskan sisa-sisa perjuangan Ya Allah
Benar aku hamba yang kerdil hina
Namun impianku teramat tinggi
Hanya pada janjiMu ku titip keyakinan

Ya Allah
Menanti dan tak sabar menanti
Pertemuan agung yang diimpi-impi
Di syurga indah di taman firdausi
Hadapkanlah aku sebagai kekasih sejati
Bukan sebagai musuh yang dibenci

Ya Allah
Aku gerun ya Rabbi
Aku gentar ya Illahi
Betapa hina jahilnya aku disisi
Namun hati tak dapat menafikan lagi
Cinta tumbuh subur di pohonan qalbi
Rindu terus mekar berbunga di hati
Aku rindu padaMu Rabbi
Bilakah detik waktu akan menjadi saksi?



Hepi birthday to myself..
24 Jamadilawal1428h..dh 18 tahun dah..(ikut kalendar Islam)
Semoga bertambah iman dan taqwa seiring pertambahan usia
Semoga menjadi anak yang solehah,isteri solehah dan mukminah solehah..
Jadilah mawar idaman di taman firdausi..
May Allah blessed all of us..


May 18, 2007

ImPiaN KasiH

Oh Tuhanku..
Memang benar aku bukanlah sesetia Khadijah
Menenangkan suami ketika gundah
Menyokong teguh tanpa rebah
Mungkin tidak semulia Fatimah Az-zahrah
Menjadi penghulu di mahligai indah
Tenang hatinya tanpa keluh kesah
Mungkin bukan jua sepemurah Aisyah
Mencari harta untuk disedekah
Hidupnya hanya berbakti di jalan Allah
Aku tidak jua seteguh Sumayyah
Imannya menjulang gelaran syahidah
Demi jihad fi sabilillah
Tak mampu menyaingi Rabiatul Adawiyah
Tanpa cintaMu jiwanya resah
Rindu menggunung hanya pada
Kekasih Hanya padaMu aku merintih
Wahai Tuhan yang Maha Pengasih
Jadikanlah aku seorang kekasih
Damai bersemayam di mahligai kasih
Di dalamnya tiada resah gelisah
Yang ada hanyalah perhiasan indah
Wahai Kasihku yang Maha Pemurah
Aku hanyalah insan yang lemah
Yang ku harap hanyalah maghfirah
Jadikanlah aku puteri solehah
Penyejuk hati ibu dan ayah
Berbakti pada suami sebagai isteri solehah
Bidadarinya di syurga hiasan dunia terindah
Mengharap redhaMu duhai Kekasih
Impianku hanya satu, mukminah solehah… -sas'07-
Daisypath Happy Birthday tickers